13 Kata-kata Bijak Imam Syafi'i Tentang Kehidupan. No
- Aug 09, 2024
- Sumariyadi
- Motivasi Hidup
Dalam agama Islam, ada beberapa imam yang terkenal, salah satunya yakni Imam Syafi'i. Imam Syafi’i merupakan salah seorang imam besar pendiri mazhab fiqih yang biasa disebut mahzab Syafi’i dengan pengikut yang tersebar di Asia Tenggara, sebagian Afrika, dan Eropa.Nama aslinya adalah Muhammad bin Idris. Pada usia 15 tahun, keilmuan Imam Syafi'i sudah dinilai setara dengan mufti. Selain menguasai ilmu fiqih dan hadis, Imam Syafi'i juga terkenal sebagai sastrawan dan penyair ulung. Kumpulan syairnya dijadikan buku oleh Syekh Yusuf Muhammad al Biqa'i berjudul Diwan al Syafi'i.Dengan kecerdasan dan kebijaksanaannya, kata-kata Imam Syafi'i pun bisa menjadi pedoman dan renungan dalam menjalani kehidupan.
Berikut Kata-kata Bijak Imam Syafi'i Tentang Kehidupan.
1. "Jika terdapat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka mulailah dari yang terpenting dan mendesak."
2. "Barangsiapa mengadu domba untuk kepentinganmu, maka dia akan mengadu domba dirimu. Dan barangsiapa menyampaikan fitnah kepadamu, maka ia akan memfitnahmu."
3. "Jika ada seorang yang ingin menjual dunia ini kepadaku dengan nilai harga sekeping roti, niscaya aku tidak akan membelinya."
4. "Kaji dan dalamilah sebelum engkau menduduki jabatan, karena kalau engkau telah mendudukinya, maka tidak ada kesempatan bagimu untuk mengkaji dan mendalaminya."
5. "Manusia yang paling tinggi kedudukannya adalah mereka yang tidak melihat kedudukan dirinya, dan manusia yang paling banyak memiliki kelebihan adalah mereka yang tidak melihat kelebihan dirinya."
6. "Pekerjaan terberat itu ada tiga: Sikap dermawan di saat keadaan sempit; menjauhi dosa di kala sendiri; berkata benar di hadapan orang yang ditakuti."
7. "Pilar kepemimpinan itu ada lima: Perkataan yang benar; menyimpan rahasia; menepati janji; senantiasa memberi nasihat; menunaikan amanah."
8. "Tiada kesusahan yang kekal, tiada kegembiraan yang abadi, tiada kefakiran yang lama, tiada kemakmuran yang lestari."
9. "Sebagaimana Tuhanmu telah mencukupkan rezekimu di hari kemarin, maka jangan khawatirkan rezekimu untuk esok hari."
10. "Bumi Allah amatlah luas, namun suatu saat apabila takdir sudah datang angkasa pun serasa sempit."
11. "Apabila sikap hatimu selalu rela dengan apa yang ada, maka tak ada perbedaan bagimu antara dirimu sendiri dan para hartawan."
12. "Banyak orang yang telah meninggal, tapi nama baik mereka tetap kekal. Dan banyak orang yang masih hidup, tapi seakan mereka orang mati yang tak berguna."
13. "Sebesar-besar aib (keburukan) adalah kamu mengira keburukan orang lain sedangkan keburukan itu terdapat dalam diri kamu sendiri."