Ananda Budi Stiawan (ABS) Usung Semangat Persatuan untuk Masa Depan HIKMAHBUDHI

  • Jul 10, 2026
  • Sumariyadi

Jakarta – Menjelang pelaksanaan Kongres XIII Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), semangat perubahan mulai menguat di tengah dinamika organisasi. Salah satu figur yang menjadi perhatian adalah Ananda Budi Stiawan (ABS), sosok muda asal Dusun Bangket Lauk, Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, yang menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Pusat HIKMAHBUDHI dengan mengusung visi besar "Persatuan untuk HIKMAHBUDHI yang Lebih Kuat, Inklusif, dan Berdaya Saing."

Kehadiran ABS menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tidak hanya lahir dari kota-kota besar atau pusat pemerintahan. Dari sebuah desa di pelosok Lombok Barat, ia membawa harapan baru dengan semangat pengabdian, kerja keras, dan komitmen untuk menyatukan seluruh kader HIKMAHBUDHI dalam satu tujuan bersama.

Lahir di Nonen pada 11 November 2000, ABS tumbuh dengan keyakinan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan mengabdi. Baginya, organisasi mahasiswa merupakan ruang pembelajaran sekaligus wadah pengabdian yang harus dibangun di atas fondasi persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghormati.
Sebelum mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat HIKMAHBUDHI, ABS telah mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal HIKMAHBUDHI Jakarta Utara. Selama menjalankan tugas tersebut, ia aktif memperkuat kaderisasi, membangun komunikasi yang harmonis, serta mendorong tata kelola organisasi yang lebih profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Berbekal pengalaman tersebut, ABS meyakini bahwa tantangan organisasi ke depan hanya dapat dihadapi melalui persatuan seluruh kader. Menurutnya, keberagaman latar belakang, daerah, maupun cara pandang bukanlah hambatan, melainkan modal besar untuk membangun organisasi yang semakin maju.

"Bagi saya, persatuan bukan sekadar slogan kongres, tetapi komitmen untuk membangun budaya organisasi yang saling menghargai, saling menguatkan, dan bersama-sama bertanggung jawab terhadap masa depan HIKMAHBUDHI," ujar ABS.

Ia menegaskan bahwa HIKMAHBUDHI adalah rumah bersama bagi seluruh kader di Indonesia. Karena itu, setiap proses organisasi harus mengedepankan dialog, musyawarah, serta semangat kekeluargaan agar setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kepentingan bersama.
Perjalanan ABS dari Dusun Bangket Lauk hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal HIKMAHBUDHI Jakarta Utara menjadi bukti bahwa dedikasi, integritas, dan konsistensi merupakan modal utama dalam membangun kepemimpinan. Kisah tersebut juga menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berkontribusi di tingkat nasional.

Melalui pencalonannya sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat HIKMAHBUDHI, ABS mengajak seluruh kader menjadikan Kongres XIII sebagai momentum memperkuat persaudaraan organisasi dan membangun demokrasi yang sehat, santun, serta bermartabat. Ia berharap seluruh rangkaian kongres dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Dharma, kebersamaan, dan rasa saling menghormati.
"Cahaya yang paling terang adalah cahaya yang mampu menerangi semua orang, bukan hanya satu kelompok. Begitu pula kepemimpinan; ia harus mempersatukan, bukan memisahkan. Dari pelosok desa, saya percaya semangat persatuan dapat menjadi cahaya yang menerangi masa depan HIKMAHBUDHI," ungkapnya.

Semangat yang dibawa ABS tidak hanya menjadi ajakan untuk memilih seorang pemimpin, tetapi juga menjadi seruan kepada seluruh kader agar menjadikan persatuan sebagai kekuatan utama organisasi. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, HIKMAHBUDHI diharapkan mampu terus tumbuh sebagai organisasi yang solid, inklusif, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Kongres XIII HIKMAHBUDHI pun diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh potensi kader tanpa membedakan asal daerah maupun latar belakang. Dengan semangat persatuan, Ananda Budi Stiawan optimistis HIKMAHBUDHI dapat melangkah lebih maju sebagai organisasi mahasiswa Buddhis yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai persaudaraan, pengabdian, dan Dharma, sekaligus menjadi cahaya perubahan yang menerangi masa depan organisasi dan memberikan manfaat bagi Indonesia.
Apabila berita ini akan dimuat di media online atau surat kabar, judul alternatif yang lebih menarik adalah: "Dari Dusun Bangket Lauk ke Panggung Nasional, Ananda Budi Stiawan Bawa Misi Persatuan di Kongres XIII HIKMAHBUDHI."